Artikel ini dikutip dari beberapa sumber seperti : www.kompasjakarta.com, www.mypersonalty.info,www.personaltypage.com

8. ISFP − The Artist


PERASA YANG INTROVERT DENGAN INDERA
(INTROVERTED FEELING WITH SENSING)
PENCARI DAN PENJAGA NILAI MANUSIA (SEEKER AND KEEPER OF HUMAN VALUES)

Preferensi (kecenderungan) orang ini meliputi:

  • Menilai hidup dengan impian ideal batiniah dan nilai-nilai pribadi mereka
  • Bekerja dengan cara khusus dengan orang-orang atau makhluk hidup lain
  • Menjaga diri mereka sesuai standar yang tinggi
  • Hewan dapat menjadi bagian penting dalam hidup mereka
  • Setia kepada tugas, dapat diandalkan, akurat
  • Toleran, berpikiran terbuka, fleksibel dan mampu beradaptasi
  • Tampil tenang dan tegar dalam suatu krisis
  • Mendalam, bekerja keras, stabil
  • Ketekunan yang menstabilkan
  • Menikmati saat-saat sekarang, tidak terburu-buru beralih
  • Ramah, simpatik, banyak akal dan terbeban dengan tulus
  • Sedikit kerinduan untuk mengesankan atau mendominasi
  • Perfeksionis bila mereka menyukai sesuatu secara mendalam

Orang ini merindukan suatu lingkungan yang mencakup:

  • Kemampuan untuk menikmati ciat rasa, diskriminasi dan makna keindahan dan proporsi
  • Cinta yang khusus akan alam dan simpati terhadap hewan
  • Kesempatan untuk bekerja dengan tangan mereka, cipta karya
  • Pekerjaan yang berkontribusi terhadap sesuatu yang berarti bagi mereka
  • Cara-cara praktis untuk mengekspresikan impian ideal mereka

Orang ini lebih seimbang bila mereka:

  • Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam kegiatan ekstrovert karena hal itu menyebabkan mereka menjadi berserakan dan tak teratur
  • Menggunakan persepsi mereka untuk memahami orang-orang lain
  • Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak sendirian karena hal itu menyebabakan mereka membuat penilaian yang tak realistik dan bernilai kaku


Bidang karir yang cocok untuk seorang ISFP:

  • Dokter hewan/Veterinarian
  • Cipta karya dengan tangan
  • Penyedia jasa atau pemerhati pribadi
  • Administrative Assistant
  • Artist
  • Carpenter
  • Chef
  • Child Care
  • Church Worker
  • Clerical Supervisor
  • Composer
  • Counselor
  • Dental Staff
  • Designer
  • Early Childhood Development
  • Editor
  • Forest Ranger
  • Homemaker
  • Librarian
  • Mechanic
  • Medical Staff
  • Musician
  • Naturalist
  • Nurse
  • Pediatrician
  • Personal Service Worker
  • Physical Therapist
  • Psychologist
  • Social Worker
  • Teacher
  • Technical Specialist
  • Trainer
  • Waiter/Waitress
  • Writer
  • X-Ray Technician

KONTRIBUSI TIM

ISFP − PERASA YANG INTROVERT DENGAN INDERA

  • Berfokus pada data yang dikumpulkan dengan indera
  • Simpati dan membuat keputusan berdasarkan niiai-nilai

Memimpin dengan cara:

  • Mendengarkan semua ide, membujuk orang-orang yang tidak setuju untuk menurut, dan mendapatkan dukungan menyeluruh atas solusi
  • Membolehkan orang lain untuk memimpin bila ada kesempatan
  • Mengekspresikan ide ide yang berbeda dan kelompok, namun tetap mengikuti suara mayoritas

Memberi kontribusi dalam tim dengan cara:

  • Membujuk orang-orang untuk bekerja sama dalam sistem
  • Bekerja dengan ketelitian dan ketepatan
  • Memperlihatkan humor yang ringan dan dedikasi pada tugas
  • Menyediakan informasi mengenai latar belakang secara bertanggung jawab dan teliti

Menjengkelkan anggota tim dengan:

  • Terlalu sering bersikap terlalu baik
  • Terlalu sensitif dan prihatin dengan keharmonisan
  • Meremehkan ketrampilan dan kontribusi

Dapat memaksimalkan efektivitas dengan:

  • Menyampaikan pesan keras bila diperlukan
  • Membiarkan ucapan orang lain mengalir tsnpa terlalu dimasukkan ke hati
  • Menerima pujian pada saat patut menerimanya

Mempengaruhi anggota tim dengan:

  • Bekerja keras dan selalu dalam keadaan siap
  • Secara pelan-pelan membangkitkan ide-ide dan membolehkan orang lain mengikutinya
  • Menunjukkan minat yang tulus terhadap sudut pandang orang lain

Merasa terganggu dengan anggota tim yang:

  • Terlalu banyak bicara, memotong pembicaraan atau tidak mau mendengarkan orang lain, dan yang menolak orang lain dan ide-ide mereka
  • Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk urusan pribadi daripada fokus pada tugas tim dan mencapai tujuan
  • Kurang menggunakan akal sehat
  • Tidak mau bekerja sama atau membagikan informasi yang relevan
Share artikel ini via :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

I’m Yudha Argapratama

Executive HR leader with 20+ years of cross-industry experience spanning FMCG, manufacturing, mining, and industrial sectors. Currently leading strategic HRBP Manufacturing initiatives across three plants, driving capability architecture, knowledge institutionalization, and workforce transformation aligned with operational excellence and long-term business scalability.

Recognized for shaping integrated people strategies that bridge board-level direction and shopfloor execution — strengthening industrial relations resilience, accelerating leadership pipelines, and embedding sustainable performance systems within complex, governance-sensitive environments.Certified Human Capital General Manager (BNSP), PMP®-certified, Professional Coach, and Strategic Management Practitioner. Serving as strategic partner to senior executives in navigating transformation, capability acceleration, and enterprise-wide people strategy execution

Let’s connect