Tips Praktisi HR : Mengelola Employer Branding

Employer Branding

Istilah Employer Branding sudah menjadi terminologi yang penting bagi para Praktisi HR terutama fungsi Recruitment atau Talent Acquisition. Terlepas dari apakah para kandidat sedang membutuhkan pekerjaan, mereka akan mempertimbangkan berbagai pilihan yang ada dengan sebaik-baiknya. Mereka harus memiliki alasan kuat untuk bekerja untuk perusahaan Anda. Meskipun generasi millennial saat ini lebih terbuka dengan berbagai peluang pekerjaan, Anda perlu mempromosikan perusahaan Anda kepada bakat-bakat terbaik sebelum menjalankan operasional perusahaan. Apalagi di tengah kompetisi bisnis yang sangat cepat dan ketat membutuhkan kandidat – kandidat terbaik.

Secara sederhana, Employer Branding adalah tentang meyakinkan kandidat karyawan bahwa apa yang ditawarkan perusahaan Anda lebih baik daripada apa yang mereka miliki sekarang, atau daripada apa yang ditawarkan oleh kompetitor Anda. Bagi kandidat, hal ini adalah tentang kontribusi pada organisasi dan kompensasi yang akan mereka dapatkan. Maka dari itu, perlakukan strategi rekrutmen seperti rencana pemasaran dan gunakan Employer Branding untuk menginspirasi dan membangkitkan antusiasme calon karyawan potensial.

Employer Branding
Employer Branding

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan Praktisi HR dalam membangun dan mengelola Employer Branding perusahaan :

Pertama, lakukan analisa kompetisi organisasi anda

Lakukan analisa bagaimana kompetitor utama Anda memposisikan brand perusahaan mereka.

Sesuaikan pesan komunikasi yang ingin disampaikan

Lakukan menyesuaian strategi pemasaran HR Anda ke grup target yang tepat dan lakukan alignment media kreatif dengan strategi tersebut itu.

Komunikasikan secara langsung

Tujukan komunikasi kepada orang-orang secara langsung dalam setiap pesan (misalnya, jangan tulis “Sangat menyenangkan bekerja di PT AAA,” tetapi “Datanglah ke PT AAA karena kami memiliki pekerjaan yang hebat untuk Anda”).

Lakukan penyesuaian untuk perbedaan dengan kondisi lokal

Bagi perusahaan multi nasional, sesuaikan perbedaan spesifik negara untuk Employer Brand tertentu — kecuali jika Anda memiliki tim orang-orang yang sangat global yang sering berotasi di banyak negara, dalam hal ini, dimungkinkan hanya memiliki satu merek perusahaan global yang masuk akal.

Buat Proyek Employer Branding dengan terencana

Mengembangkan Brand perusahaan — jika dilakukan dengan benar — adalah upaya yang besar. Ini menuntut komitmen waktu yang besar dari Praktisi dan juga semua pihak yang terlibat. Sumber daya harus direncanakan dan dipersiapkan sebelumnya.

Jangan Jadikan program ini hanya milik HR

Jangan memulai proyek Employer Branding jika Anda merasa bahwa manajemen tidak berkomitmen pada upaya branding perusahaan. Jika merek perusahaan dilihat oleh manajemen sebagai “hanya urusan HR” atau “hobi Praktisi HR’, itu tidak akan memiliki efek di dunia nyata. Komitmen yang jujur oleh Top Manajemen adalah prasyarat untuk Employer Branding yang sukses.

Semoga bermanfaat…

#tipspraktisiHR #humanenergypractice

Twitter : @yudhaarga
IG : @yudhaargapratama

Share artikel ini via :
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Powered by WordPress | BestInCellPhones.com Offers BlackBerry Phones for Sale. | Thanks to Wordpress Themes, MMORPGs and Conveyancing
Read previous post:
Mengenal Strategic Key Management Model : Core Competencies

Management Trainee
Tips Praktisi HR : Mengelola Management Trainee Program

Mengenal Strategic Key Management Model : Competitive analysis: Porter’s five forces

Close